Lebaran bukan hanya momen untuk merayakan kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat tali silaturahmi. Hal ini menjadi nyata saat alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Koto Baru angkatan 1992 berkumpul dalam sebuah reuni sederhana di kuliner Doa Ibu, Jembatan Koto Baru pada Kamis, 26 Maret. Meskipun jumlah kehadiran tidak sebanyak yang diharapkan, semangat untuk saling bertemu dan berbagi cerita tetaplah kuat.
Makna Reuni bagi Alumni
Pertemuan ini tidak hanya sekadar ajang untuk mengenang masa lalu, tetapi juga membawa harapan baru bagi para alumni dan almamater. Febrita, M.Pd, yang menjabat sebagai Kepala MAN 1 Solok Plus Keterampilan sekaligus alumni PGAN Koto Baru, menyampaikan, “Alhamdulillah, meskipun kehadiran kami tidak banyak, semoga pertemuan ini membawa berkah untuk kita semua dan almamater yang kini telah berganti nama.”
Menarik untuk dicatat bahwa MAN 1 Solok Plus Keterampilan adalah salah satu madrasah negeri tertua di Kabupaten Solok. Selama 34 tahun, lembaga ini telah mengalami berbagai perubahan, termasuk beberapa kali berganti nama, dari PGAN Koto Baru menjadi MAN Koto Baru, MAN 2 Solok, dan terakhir menjadi MAN 1 Solok Plus Keterampilan. Febrita menjelaskan tentang perjalanan panjang dan perkembangan yang telah terjadi dalam waktu tersebut.
Perkembangan dan Harapan untuk Almamater
Dalam kesempatan tersebut, Febrita mengajak rekan-rekan alumni untuk memberikan saran dan dukungan bagi kemajuan almamater. “Kami berharap kontribusi dari alumni dapat membantu mempercepat perkembangan lembaga ini,” ungkapnya. Saat ini, MAN 1 Solok Plus Keterampilan terus berbenah, baik dari segi sarana, fasilitas, maupun kualitas sumber daya manusia.
Febrita juga menambahkan, “Saat ini kami sedang melanjutkan pembangunan Masjid Jabal Nur. Meskipun masjid tersebut sudah digunakan untuk kegiatan ibadah, masih ada banyak hal yang perlu disempurnakan agar kenyamanan saat beribadah dapat lebih terjamin.” Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh siswa dan alumni.
Pendidikan Unggul dan Program Keterampilan
Febrita menjelaskan bahwa MAN 1 Solok Plus Keterampilan berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Sekolah ini memadukan program keterampilan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi ladang prestasi bagi siswa, di samping prestasi akademik yang terus ditingkatkan.
- Pendidikan berbasis keterampilan untuk masa depan
- Kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan bakat
- Komitmen pada pendidikan yang ramah dan inovatif
- Peningkatan kualitas pengajaran dan fasilitas
- Kolaborasi dengan alumni untuk pengembangan lembaga
Donasi untuk Pembangunan Masjid
Dalam suasana akrab setelah sekian tahun tidak bertemu, alumni juga berinisiatif menggalang donasi untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Jabal Nur di MAN 1 Solok Plus Keterampilan. Melalui langkah ini, alumni menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mereka terhadap almamater yang telah membentuk diri mereka.
Reuni ini bukan hanya menjadi momen nostalgia, tetapi juga sebuah langkah konkret untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi lembaga pendidikan yang mereka cintai. Melalui dukungan dan partisipasi aktif alumni, diharapkan MAN 1 Solok Plus Keterampilan dapat terus berkembang dan menghasilkan generasi yang berkualitas.
Kesimpulan dan Harapan Masa Depan
Reuni alumni PGAN Koto Baru ini menunjukkan bahwa ikatan antara alumni dan almamater tetap kuat meski waktu berlalu. Melalui pertemuan seperti ini, mereka dapat saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan berkolaborasi untuk kemajuan pendidikan di daerah mereka. Dengan dukungan dari alumni, MAN 1 Solok Plus Keterampilan diharapkan dapat menjadi institusi yang semakin unggul dan berdaya saing.
Semoga pertemuan ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi awal dari berbagai kegiatan positif yang dapat dilakukan untuk almamater. Dengan semangat kebersamaan, alumni PGAN Koto Baru akan terus berupaya untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Solok.
