Apresiasi untuk Kepemimpinan LaNyalla Mattalitti dalam Suksesnya Rakernas 2026

Jakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia yang diadakan di Hotel Bidakara pada hari Jumat, 10 April, berhasil dilaksanakan dengan baik dan mendapat banyak apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua Umum PB MI, LaNyalla Mahmud Mattalitti. Acara ini menjadi sebuah momen penting untuk memperkuat prestasi serta mendukung pengembangan industri olahraga muaythai di tanah air.

Kepemimpinan yang Visioner

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menilai bahwa kepemimpinan LaNyalla telah memberikan arah yang jelas bagi kemajuan muaythai di Indonesia. Ia menegaskan bahwa muaythai bukan hanya memiliki potensi untuk meraih prestasi, tetapi juga berpotensi besar dalam sektor industri olahraga dan pariwisata olahraga.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak LaNyalla, muaythai bisa berkembang lebih luas, dari pembinaan hingga industri, serta memberi kontribusi bagi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ungkapnya dengan optimisme.

Penguatan Pembinaan dan Industri

Erick juga menekankan pentingnya memperkuat pembinaan di tingkat akar rumput, sekaligus mengembangkan muaythai sebagai industri olahraga yang terintegrasi. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengimitasi kesuksesan negara lain yang telah menjadikan muaythai sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi dan pariwisata olahraga.

Erick mengapresiasi Rakernas sebagai forum yang krusial untuk melakukan evaluasi, introspeksi, serta menyusun strategi agar keseimbangan antara prestasi dan industri dapat berjalan secara harmonis.

Penghargaan atas Capaian Prestasi

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Marciano Norman, juga memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih PB MI di bawah kepemimpinan LaNyalla. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran organisasi.

“Prestasi yang dicapai menjadi bukti nyata dari kerja kolektif yang solid. Rakernas ini sangat penting untuk melakukan evaluasi dan memastikan program ke depan berjalan lebih baik demi kemajuan atlet dan organisasi, dengan tetap memperhatikan ADRT organisasi,” tegasnya.

Mendorong Pertandingan dan Ekosistem Muaythai

Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, juga mengekspresikan keyakinannya terhadap kemampuan LaNyalla dalam memimpin organisasi di tengah berbagai dinamika yang ada. Ia mendorong peningkatan jumlah pertandingan sebagai bagian dari penguatan ekosistem muaythai.

“Saya percaya kepemimpinan Bang LaNyalla mampu menjaga soliditas organisasi. Yang terpenting, kita fokus meraih kemenangan untuk Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

Strategi Kerja untuk 2026–2027

Rakernas ini juga berfungsi sebagai forum strategis untuk merumuskan program kerja untuk periode 2026-2027, memperkuat pembinaan atlet, serta mendorong muaythai sebagai olahraga berprestasi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Seluruh peserta Rakernas menyatakan komitmen bersama untuk mendukung kepemimpinan LaNyalla Mattalitti dalam memajukan muaythai Indonesia.

Komitmen untuk Peningkatan Prestasi

LaNyalla Mahmud Mattalitti, selaku Ketua Umum PB MI, menegaskan bahwa organisasi berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet. Ia juga membuka dinamika internal yang tengah berlangsung di dalam organisasi secara transparan.

Dalam penjelasannya, LaNyalla mengungkapkan bahwa PB MI tetap menunjukkan capaian positif di tingkat internasional. Pada ajang SEA Games di Thailand, tim muaythai Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan empat medali perunggu dari enam nomor yang diikuti.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan tetap berjalan. Sebenarnya kita bisa meraih emas, tetapi ada faktor non-teknis yang di luar kendali kita,” jelasnya.

Dinamika Internal dan Tindakan Tegas

LaNyalla dengan terbuka membahas adanya dinamika internal organisasi, termasuk munculnya surat mosi tidak percaya dari sejumlah pengurus provinsi. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah dibantah dengan bukti program kerja yang telah dilaksanakan oleh PB MI selama ini.

“Kami sudah menunjukkan semua bukti bahwa organisasi tetap berjalan dan program pembinaan dilaksanakan. Tuduhan tersebut tidak terbukti dan justru merugikan organisasi,” tegas LaNyalla.

Langkah Organisasi yang Tegas

Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), PB MI mengambil keputusan untuk membekukan kepengurusan provinsi yang dianggap melayangkan tuduhan tanpa dasar. LaNyalla menambahkan,

“Kami terpaksa mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan yang menyampaikan tuduhan tanpa bukti. Ini demi menjaga marwah organisasi dan keberlangsungan pembinaan,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian peserta Rakernas yang hadir saat ini merupakan Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk secara sah sesuai ketentuan organisasi.

Agenda Strategis ke Depan

Lebih lanjut, PB MI menegaskan bahwa fokus ke depan adalah menjalankan agenda strategis tahun 2026, termasuk partisipasi dalam Pekan Olahraga Beladiri di Sulawesi Utara, penyelenggaraan Kejuaraan Nasional, serta persiapan menuju SEA Games Malaysia 2027.

LaNyalla juga meminta dukungan dari pemerintah, DPR RI, DPD RI, serta pemangku kepentingan olahraga nasional untuk memastikan pembinaan atlet berjalan dengan optimal.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar pembinaan olahraga, khususnya muaythai, dapat terus berkembang dan menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia,” tutupnya.

Exit mobile version