Kajati Sulsel Instruksikan Jajaran Kejari Bulukumba untuk Hindari Tindakan Tercela

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi SH MH, menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam institusi Kejaksaan. Dalam sebuah kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, ia mengingatkan pentingnya peran Jaksa sebagai pelayan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk menghindari perilaku tercela yang dapat merugikan institusi, individu, keluarga, dan negara. Peringatan tegas ini menandakan bahwa etika dan moralitas harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas.

Kunjungan Kerja Kajati Sulsel di Kejari Bulukumba

Pada tanggal 7 April 2026, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Kejari Bulukumba setelah lebih dari lima bulan menjabat. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memberikan pengarahan strategis kepada seluruh pegawai di wilayah tersebut. Dalam misi ini, Kajati Sulsel didampingi oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sulawesi Selatan, Ny. Ery Didik Farkhan Alisyahdi, serta Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Sulsel, Abdillah SH MH.

Kedatangan Kajati Sulsel disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, Erwin Juma, yang langsung memaparkan laporan menyeluruh mengenai kondisi dan capaian kinerja institusinya. Laporan ini mencakup berbagai aspek, termasuk kekuatan personel dan fasilitas yang ada di Kejari Bulukumba.

Profil dan Kinerja Kejari Bulukumba

Dalam laporannya, Erwin Juma merincikan sejumlah informasi penting mengenai postur Kejari Bulukumba, termasuk:

Menanggapi laporan tersebut, Kajati Sulsel memberikan apresiasi yang tinggi dan pengarahan yang tegas kepada seluruh jajaran. Ia menekankan bahwa fungsi utama dari Jaksa dan institusi Kejaksaan adalah untuk melayani masyarakat, khususnya mereka yang sedang mencari keadilan.

Program Prioritas Kejaksaan Tinggi Sulsel

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel memaparkan tiga program prioritas yang harus diimplementasikan secara optimal oleh seluruh jajaran Kejaksaan di wilayah Sulawesi Selatan. Tiga program tersebut mencakup:

1. Optimalisasi Penegakan Hukum

Fokus utama program ini adalah mempercepat dan mengoptimalkan penanganan perkara tindak pidana korupsi di daerah. Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

2. Inovasi Pelayanan Publik

Kajati Sulsel menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui optimalisasi Layanan Saksi Prima. Usaha ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat yang berinteraksi dengan sistem hukum.

3. Kesejahteraan Pegawai

Program ini juga mencakup perhatian terhadap kesejahteraan internal jajaran Adhyaksa. Kajati Sulsel mengupayakan kehadiran fasilitas tempat tinggal atau mess yang layak bagi pegawai, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih baik dan nyaman.

Harapan dan Komitmen

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memompa semangat, disiplin, dan profesionalisme jajaran Kejari Bulukumba dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Melalui pengarahan dan dukungan dari Kajati Sulsel, diharapkan seluruh pegawai dapat menjalankan tugas mereka dengan sepenuh hati dan integritas yang tinggi. Komitmen untuk tidak hanya menjadi pelayan masyarakat, tetapi juga menjaga reputasi institusi, menjadi kunci dalam menjalankan tugas-tugas mereka di tengah masyarakat.

Dengan demikian, keberadaan Kejaksaan Negeri Bulukumba diharapkan dapat memberi kontribusi positif dalam upaya penegakan hukum dan pelayanan publik. Kejaksaan yang profesional dan berintegritas akan menjadi harapan bagi masyarakat, terutama dalam pencarian keadilan yang seadil-adilnya.

Exit mobile version