Subuh di Pelabuhan Tarempa: Kapolres dan Bupati Anambas Lepas Kapal Mudik Operasi Ketupat Seligi 2026

Pagi itu, saat sinar matahari pertama kali menyentuh permukaan perairan Tarempa, ratusan calon pemudik sudah mulai menyerbu pelabuhan. Suasana penuh harapan terasa kental, dengan tas-tas besar yang dibawa, pelukan hangat dari keluarga, dan kerinduan untuk segera pulang ke kampung halaman. Semua ini menjadi pemandangan yang menyentuh hati, menandai awal perjalanan mudik yang dinanti-nanti.
Operasi Ketupat Seligi 2026: Pengawasan dan Keamanan
Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., bersama Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, hadir langsung di lokasi pada Sabtu pagi, 14 Maret 2026. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses berjalan dengan aman dan tertib selama Operasi Ketupat Seligi 2026.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 06.30 WIB, dengan diawali pengecekan situasi di Pelabuhan Tarempa, yang menjadi titik utama mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelabuhan ini menjadi saksi bisu dari kerinduan dan harapan para pemudik yang ingin merayakan hari istimewa bersama keluarga.
Pengecekan Kapal MV. Seven Star Island
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan Bupati tidak hanya menyapa para penumpang, tetapi juga memastikan kesiapan kapal MV. Seven Star Island. Kapal ini akan melayani rute Tarempa – Letung – Batam – Tanjungpinang, dan pengecekan dilakukan untuk menjamin keselamatan, kapasitas penumpang, serta kesiapan awak kapal. Semua ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
- Memastikan keselamatan kapal
- Memeriksa kapasitas penumpang
- Menjamin kesiapan awak kapal
- Memberikan fasilitas perjalanan bagi penumpang sakit
- Menjaga kelancaran operasional kapal
Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, kapal MV. Seven Star Island mengangkut 209 penumpang. Dari jumlah tersebut, 27 orang menuju Tanjungpinang, 122 orang menuju Batam, dan 59 orang menuju Letung. Selain itu, terdapat satu penumpang dalam kondisi sakit yang mendapatkan fasilitas perjalanan (FOC). Kapal ini diawaki oleh 9 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan berangkat dari Pelabuhan Tarempa pada pukul 07.05 WIB.
Pengecekan Pos Terpadu dan Dukungan Pengamanan
Setelah melepas kapal, rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengecek Pos Terpadu Operasi Ketupat Seligi 2026. Pos ini disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik selama Lebaran, dengan harapan dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik.
Kapolres dan Bupati juga mencatat kehadiran mereka dalam buku supervisi. Ini menjadi bentuk dukungan sekaligus pengawasan terhadap kesiapan personel yang ditugaskan di lapangan. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.
Sinergi Antara Pemerintah dan Instansi Terkait
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Shallahuddin, S.H., serta para Pejabat Utama Polres Kepulauan Anambas dan sejumlah pejabat daerah serta instansi terkait. Di antara mereka terdapat Kepala Bagian Protokol Setda Kepulauan Anambas, Saiful Lizan, Kabid Perhubungan Darat Dishub dan LH, Rojul Harkoko, S.H., M.H., serta Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kepulauan Anambas, Nofrizal.
Foto bersama di akhir kegiatan mencerminkan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh instansi terkait. Semua pihak berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Lebaran.
Pentingnya Pengamanan Terpadu Selama Arus Mudik
Melalui pengamanan terpadu ini, diharapkan arus mudik Lebaran di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman. Hal ini penting agar masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga tanpa kekhawatiran selama perjalanan.
Dalam suasana yang penuh harapan dan kerinduan, semua pihak berusaha keras untuk memastikan bahwa perjalanan mudik tahun ini tidak hanya menjadi momen berkumpul, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan. Pengawasan yang ketat, kesiapan fasilitas, serta dukungan dari berbagai instansi menjadi kunci sukses dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026.
