Wagub Sumut dan Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di Medan

Pada tahun 2026, momen mudik Lebaran menjadi salah satu agenda penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengadakan tinjauan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dan infrastruktur di Medan. Acara ini berlangsung pada malam hari, tepatnya pada tanggal 20 Maret 2026, dan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para pemudik yang akan merayakan Idulfitri.
Kegiatan Tinjauan dan Koordinasi Keamanan
Acara dimulai dengan sesi koordinasi yang dilakukan melalui konferensi video dengan jajaran kepolisian dari seluruh Indonesia. Kapolri menekankan pentingnya pengamanan perayaan Idulfitri dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Dalam arahannya, beliau meminta semua anggota Polri dan TNI untuk bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik.
Kesiapan Infrastruktur Jalan
Wakil Gubernur Surya juga memaparkan mengenai persiapan infrastruktur jalan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Terdapat tiga rute utama yang telah dipetakan untuk memastikan kelancaran arus mudik, yakni Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur. Dengan adanya pemetaan ini, diharapkan perjalanan para pemudik dapat berjalan lebih lancar dan tanpa hambatan.
Progres Pemulihan Pascabencana
Dalam kesempatan tersebut, Surya juga memberikan laporan mengenai pemulihan pascabencana di 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Ia mengungkapkan bahwa sudah ada progres signifikan dalam menangani masalah infrastruktur yang terdampak, termasuk:
- 263 titik longsor telah ditangani.
- 19 titik jalan putus berhasil diperbaiki.
- 65 titik jalan amblas telah ditangani secara darurat.
Ruas jalan Simpang Rampa – Sibolga yang melalui Batu Lubang kini sudah dapat dilalui dengan sistem buka-tutup. Wagub juga menyarankan agar pemudik dari Tarutung menuju Sibolga untuk menggunakan jalur alternatif melalui Poriaha demi keselamatan.
Program Mudik Gratis dan Fasilitas Pendukung
Untuk mengurangi angka kecelakaan serta dampak inflasi, Pemerintah Provinsi Sumut juga menyediakan ribuan kursi mudik gratis. Beberapa moda transportasi yang disediakan antara lain kereta api dengan rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai, yang menawarkan sebanyak 1.380 kursi. Selain itu, bus juga melayani enam rute utama dengan total kapasitas mencapai 2.874 kursi.
Detail Moda Transportasi yang Tersedia
Berikut adalah beberapa moda transportasi yang disediakan untuk mendukung kelancaran mudik:
- Kereta api rute Medan–Rantauprapat.
- Kereta api rute Medan–Tanjungbalai.
- Bus dengan enam rute utama, termasuk Gunung Tua dan Padangsidimpuan.
- Moda laut rute Belawan–Batam dan Sibolga–Gunungsitoli.
- 602 unit bus AKAP dan 2.452 unit bus AKDP disiagakan.
Selain itu, enam Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di wilayah Sumut akan dialihfungsikan menjadi rest area bagi pemudik, sehingga bisa digunakan sebagai tempat istirahat yang nyaman.
Prediksi Arus Mudik dan Pengendalian Kecelakaan
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan bahwa puncak arus mudik telah dimulai sejak tanggal 18 Maret, dengan peningkatan volume kendaraan mencapai 4,26% dibandingkan tahun lalu. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi mulai 24 Maret 2026. Beliau juga mengapresiasi penurunan angka kecelakaan fatalitas yang mencapai 24,61%.
Pentingnya Keselamatan dalam Mudik
Kapolri berpesan kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati selama perjalanan. Dia menekankan agar pemudik memanfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat. “Jangan terburu-buru, karena hal itu dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya. Kesadaran akan keselamatan di jalan sangat penting selama periode mudik Lebaran ini.
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Bencana
Terkait dengan potensi cuaca ekstrem, Kapolri menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Seluruh satuan tugas bencana yang berada di pos terpadu diminta untuk siap siaga menghadapi kemungkinan bencana seperti banjir atau longsor di jalur mudik.
Pemantauan dan Pengelolaan Wisata Air
Kapolri juga mengimbau kepada pengelola wisata air untuk memastikan bahwa alat keselamatan tersedia dan bahwa jumlah pengunjung tidak melebihi kapasitas yang ditentukan. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan pengunjung selama periode mudik.
Program Work From Anywhere dan Pembatasan Kendaraan
Untuk mengurangi kepadatan arus balik, pemerintah merekomendasikan masyarakat untuk memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 25-27 Maret. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret, yang diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di jalan raya.
Pelepasan Personel Pengamanan
Acara peninjauan ini ditutup dengan pelepasan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang akan bertugas melakukan patroli di titik-titik rawan di Kota Medan. Turut hadir dalam kegiatan ini Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Wali Kota Medan Rico Waas, serta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar bagi semua pemudik.